ATLET KOTA YOGYA ANDREAS LOLOS SELEKSI SKO KEMENPORA JAKARTA

(Koni Kota), Petinju pelajar asal Kota Yogyakarta, Andreas Budi Setiawan berhasil lolos dalam seleksi masuk Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) yang digelar Kemenpora RI. Siswa SMAN 11 Yogyakarta ini langsung terbang ke Jakarta Jumat (23/10), untuk mematangkan kemampuan bertinjunya bersama atlet-atlet pelajar lainnya se-Indonesia.

Ketua harian Pengda Pertina DIY, Ferry Kuahaty di Yogya sebelum keberangkatan mengatakan, pihaknya sangat bangga atas apa yang dicapai oleh Andreas dalam seleksi kemarin. "Apa yang ditunjukkan Andreas dalam seleksi kemarin sangat bangga. Hasilnya dia berhasil lolos dan berhak masul di SKO Kemenpora,"jelasnya.

Dengan adanya satu atlet tinju asal Kota Yogyakarta yang masuk dalam SKO Kemenpora tersebut Ferry merharap, ke depan Andreas bisa berkembang maksimal dan bisa menjadi salah satu petinju andalan Yogya si kancah Nasional dan menjadi andalan Indonesia di ajang-ajang internasional. Harapan itu menurut Ferry karena, selama ini potensi dan bakat dari Andreas cukup besar. Dengan modal keberadaan potensi dan bakat tersebut, keberadaannya di SKO Kemenpora akan sangat tepat karena bisa menjalani latihan secara lebih intensif.

Di DIY memang sudah menjalani latihan maksimal. Tapi kalau di SKO Kemenpora pasti intensitas dan materinya bisa lebih karena memang sekolahnya khusus untuk atlet-atlet," tandasnya.

Keberadaan Andreas di SKO Kemenpora tersebut menurut Ferry juga bisa menjadi modal awal bagi DIY dan sang atlet untuk menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Pasalnya dengan latihan intensif di SKO Kemenpora, diharapkan perkembangan kualitas Andreas semakin meningkat dan siap untuk tampil di Pra PON dan lolos PON XXI yang berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara.

Ferry menambahkan, selain meloloskan Andreas ke SKO Kemenpora , dalam selekai yang digelar awal Oktober lalu satu atlet asal DIY lainnya, Tareq Aziz belum berhasil lolos.

Petinju yang masih terdaftar sebagai siswa SMP Budi Luhur Yogyakarta ini kurang beruntung dan kalah bersaing dengan atlet-atlet pelajar lainnya.

Dalam seleksi, kedua petinju yang didampingi pelatihnya, Hendrik Samayow, harus bersaing dengan petinju-petinju lain dari daerah-daerah kuat olahraga tinjunya seperti beberapa wilayah di Jawa, Maluku dan Sumatera.

Ini adalah keaempatan baik bagi atlet DIY bisa masuk di SKO tersebut . Semoga kedepan hasil lebih baik dapat diraih Andreas di sekolah teraebut, "ujarnya.

Dok. Humas dan media Koni Kota Yogya.